SATU PUTARU (Sistem Tata Kelola Terintegrasi Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang): Transformasi Pelayanan Publik dan Tata Kelola Berbasis Data, Digital, dan Spasial menuju Organisasi Adaptif, Akuntabel, dan Berkelanjutan.
SATU PUTARU lahir dari keyakinan saya bahwa permasalahan pelayanan publik dan tata kelola tidak akan terselesaikan apabila organisasi masih bekerja secara parsial. Oleh karena itu, saya memimpin transformasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Demak melalui satu kerangka perubahan yang mengintegrasikan pelayanan publik, perencanaan pembangunan, tata kelola organisasi, dan pengambilan keputusan berbasis data.
Transformasi ini dilaksanakan secara berkesinambungan melalui empat fase, yaitu: SiKeren atau Sistem Informasi Keterangan Rencana Kabupaten (transformasi pelayanan publik), LAKON MAS TARU atau Layanan Konsultasi Permasalahan Tata Ruang (pelayanan inklusif), Roadmap Pengelolaan SDA Berbasis Spasial (transformasi perencanaan pembangunan), dan SIKEREN REBORN (transformasi monitoring dan tata kelola organisasi). Keempatnya terintegrasi dalam satu ekosistem manajemen.
SATU PUTARU dibangun di atas prinsip bahwa keputusan yang tepat lahir dari data yang berkualitas, sedangkan pelayanan yang berkualitas hanya dapat diwujudkan melalui tata kelola yang sederhana, transparan, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
